Tampilkan postingan dengan label hasil penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hasil penelitian. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2012

Sperma dan Musuhnya

Sperma yang berkualitas di dukang oleh  makanan yang bergizi dan melindungi energi hidup bugar terpuji bakal kesehatan lelaki dan pasangannya. Bagi lelaki yang sperma nya tak subur, anjuran ini seharusnya dipatuhi. Sebab, penelitian sudah menunjukkan bahwa kesuburan lelaki amat berlimpah dipengaruhi makanan dan energi hidupnya.
Makanan yang terpuji bakal kesuburan sperma amat jangkung didapat bermula lenggang dan biji-bijian dan mengurangi buari merah, alkohol, dan kopi. Demikian bagai dilaporkan peneliti bermula Brasil di buku harian Fertility and Sterility.
Penelitian sebelumnya sudah mengaitkan bobot badan, merokok, dan menelan alkohol dengan gangguan reproduksi di wanita, bakal tetapi belum jelas apakah keadaan yang sama juga berlaku di sperma laki-laki.

Hasil penelitian sperma ditemukan :

1. Kelebihan bobot raga dan menelan alkohol berkaitan dengan pemfokusan benih/ sperma yang bertambah cair dan minim lincah.
2. Merokok menyebabkan akibat minus berupa minim gesitnya sperma.
3. Alkohol dan kahwa berkaitan dengan menurunkan kemungkinan pembuahan.
4. Tingkat pembentukan fetus bersama level kehamilan secara berarti bertambah kecil momen lelaki mengkonsumsi berlimpah buari merah.
Di bidang lain, santap biji-bijian dan sereal amat berlimpah berkaitan dengan peningkatan pemfokusan dan pergerakan sperma.
5. Menghabiskan berlimpah durasi di tengki cairan bahang juga dapat menghambat keberhasilan pengobatan kesuburan sperma.
“Temuan ini konsisten dengan citra bahwa vitamin, mineral dan asam amino tertentu dapat membantu mempertahankan maupun meningkatkan bobot cairan mani, selagi terlalu berlimpah alkohol dan hormon tertentu di buari olahan dapat berbahaya belah sperma,” istilah Dr Edson Borges, Jr bermula Fertility-Assisted Fertilization Centre di Sao Paulo.
“Kita berbicara mengenai energi hidup bugar dan berusaha bakal menghilangkan hal-hal yang bejat belah kesehatan, tapi aku akal pemberian mega anak adam condong menekankan di bagian perempuan supaya sesehat mungkin,” istilah Dr Lynn Westphal, pakar kesehatan perempuan dan kesuburan di Pusat Medis Universitas Stanford di Palo Alto, California yang tak terlibat di penelitian ini.
“Temuan ini mempertegas bahwa krusial belah laki-laki dan perempuan bakal menghilangkan keadaan yang bejat di makanan maupun energi hidup sebanyak mungkin,” tambahan Dr Westphal bagai dikutip bermula Health24.com, Selasa (22/11/2011).
Dr. Westphal menjelaskan bahwa menghabiskan berlimpah durasi di tengki cairan bahang juga dapat menghambat keberhasilan pengobatan kesuburan. Dia menambahkan bahwa setiap makanan dan perubahan energi hidup laki-laki di jalan meningkatkan benih bakal membutuhkan durasi beberapa bulan supaya akibat kentara, sehingga memakan makanan yang terpuji beberapa yaum sebelum IVF tak bakal efektif.
Para peneliti merekrut 250 anak adam laki-laki yang sentral menjalani suntikan benih intracytoplasmic (ICSI) di 1 sentral kesehatan bersama dengan pasangannya. ICSI merupakan di jalan pembuahan bocah tabung di mana benih disuntikkan direk ke di telur.
Para peneliti memberi pertanyaan terhadap relawan mengenai seberapa kerap mereka santap beragam makanan, bersama berapa berlimpah mereka menelan dan merokok. Mereka juga menganalisis contoh cairan mani di setiap aksi bermula cara jalan pembuahan bocah tabung.
Telur yang berhasil dibuahi merupakan sekitar 3 perempat bermula besaran yang bersetuju di perawatan, dan cuma minim bermula 40% perempuan yang berhasil bunting selama penelitian. Dari kecepatan benih senggat kesempatan pasangan bakal hamil, lelaki yang mengkonsumsi alkohol dan mengkonsumsi makanan minim bergizi memiliki buatan yang amat buruk.

sperma yang berkualitas anda dapatkan bila anda mengurangi mengkonsumsi rokok, alkohol, daging merah dan juga mengurangi keseringan anda berendam air panas karena smua ini mempengaruhi ksuburan sperma anda.

sumber : Sperma dan Musuhnya

Senin, 30 Januari 2012

Orangutan Dibantai Demi Kelapa Sawit

Orangutan dibantai demi kelapa sawit mengerikan, ribuan orangutan terus dibunuh tiap tahun, padahal sudah masuk hewan langka yang dilindungi. WWF, The Nature Conservacy, Asosiasi Ahli Primata Indonesia, beserta organisasi swasta lainnya memberi pernyataan ini setelah melakukan penelitian beberapa tahun belakangan.

Pada 2007 silam, sebanyak 750-1.800 orangutan mati di Indonesia. Ribuan kematian orangutan terjadi di tahun-tahun berikutnya. Kemudian, dari hasil wawancara 9.983 responden di 687 desa di tiga provinsi Kalimantan antara bulan April 2008 hingga September 2009, setidaknya ditemukan 750 orangutan tewas dibantai.


foto: sumber internet
Lebih dari setengah responden yang diwawancara bahkan mengaku setelah membunuh, mereka memakan daging orangutan tersebut. Orangutan tersebut dibunuh karena mengganggu tanaman milik warga. Terutama karena dianggap menjadi hama kelapa sawit.
Menurut hasil penelitian dilakukan Perhimpunan Pemerhati dan Peneliti Primata Indonesia (Perhappi) dan The Nature Conservancy (TNC), April 2008 hingga September 2009, menunjukkan adanya “perebutan ruang” antara manusia dengan orangutan.
foto: sumber internet
Mana Reaksi Pemerintah?
Ironisnya, belum ada reaksi dari pemerintah atas tragedi ini sedikit pun. Pihak kementerian kehutanan Indonesia juga belum memberi berkomentar mengenai masalah ini. Padahal melihat dari banyaknya bukti tengkorak, kulit, dan bagian tubuh orangutan yang tergeletak berserakan di hutan, ini merupakan fakta yang sangat mengerikan.
Yaya Rayadin, peneliti dari Pusat Peneliti Hutan Tropis (PPHT) meminta Pemprov Kaltim tak menutup mata terkait tragedi ini. Satu hal yang menurut Yaya tak kalah penting adalah anggaran untuk penyelamatan orangutan. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai hal tersebut. “Kita berbicara konservasi orangutan. Tapi apakah ada budgetnya?,” tanyanya.
Dari kacamata pengamat lingkungan Niel Makinuddin, pemerintah juga punya andil dalam kerusakan habitat orangutan. Spesies orangutan dilindungi oleh undang-undang (UU). Tapi, ketika Tata Ruang memaksa habitat orangutan tergerus oleh kepentingan usaha, tidak ada hukum yang mengaturnya. “Padahal orangutan kalau habitatnya dirusak, sudah pasti mati. Entah dikejar karyawan perusahaan atau mati kelaparan,” ujar pengamat lingkungan ini.
Niel mengatakan, pakan dan ruang bagi orangutan merupakan kunci kehidupan. Jika dua itu tak ada, bisa dipastikan orangutan akan pergi mencari tempat baru. “Orangutan makan sawit atau kambiumnya akasia itu temporary, karena bukan itu makanan utama mereka, bisa dilihat dari struktur giginya. Tapi, karena keadaan, sebagian tempat sudah jadi batu bara, sawit, mereka lari,” jelas Niel.
Berdasarkan hasil studi dari tahun 2006 hingga sekarang, penelitian ground survey telah dilakukan bahkan telah berhasil membuat sekitar 74 km transek dan berhasil mengobservasi 1.500 pohon sarang dengan ditemukan sekitar 2.400 sarang orangutan. Dari luasan tersebut, mengacu kepada hasil penutupan kawasan hutan dan ground survey, diperkirakan masih terdapat sekitar 2.500-3.000 ekor orangutan di Lanskap Kutai.

Orangutan di tanah Borneo diperkirakan mencapai 230 ribu pada tahun 1990. Pada 2007, angkanya diprediksi 54 ribu. Lalu, pada 2010, khususnya di Lanskap Kutai, menyusut jadi 2.500-3.000 ekor saja. Secara keseluruhan, populasi orangutan Kalimantan diperkirakan tinggal 50 ribu saja.

foto: sumber internet
Sumber : orangutan