Tampilkan postingan dengan label hutan tropis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hutan tropis. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Januari 2012

Elang Harpy Adalah Elang Yang Melegenda


Elang Harpy ditemukan di beberapa wilayah Meksiko bagian selatan, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.  Mangsa utama Elang Harpy adalah monyet, sloth, burung-burung besar seperti burung macaw, iguana dan kadang kala ular boa.
sukague.com
Elang yang terlihat lucu dan imut ini sering disebut sebagai elang paling kuat di dunia. Tubuhnya dapat mencapai berat 9 kg, panjang badannya 105 cm, dan rentang sayapnya 2 meter. Cakarnya lebih panjang daripada cakar beruang serta memiliki cengkeraman kuat, sehingga dia dapat mematahkan lengan seorang pria atau bahkan menembus tulang kepala.
sukague.com
sukague.com
Harpie menghabiskan waktunya di ketinggian. Ia berburu dengan cara terbang mengelilingi puncak pohon atau dari pohon ke pohon. Kera dan kungkang yang berkembang di dalam hutan tropis merupakan korban utama dari elang ini. Namun, kadang harpie juga menyerang burung besar lainnya, seperti betet ara. Dalam sarang harpie, para ilmuwan juga menemukan sisa-sisa aglouti (pengerat besar) dan mamalia lain yang hidup di tanah. Ini menandakan bahwa sesekali harpie juga turun ke tanah. Saat terbang, kecepatan harpie bisa mencapai 80 km/jam.
sukague.com
Gambar Cakar dari (kiri ke kanan): Harpy Eagle, Golden Eagle, Bald Eagle,Great Horned Owl, Red-tailed Hawk, & Peregrine Falcon

Seperti halnya Elang Filipina, Elang Harpy juga berburu di kelebatan hutan dan termasuk dalam spesies yang terancam kepunahan, sehingga sebagian penduduk Meksiko menganggap Elang Harpy bagaikan burung dalam legenda.

Elang Harpy memangsa monyet, sloth, burung-burung besar seperti burung macaw, iguana dan kadang kala ular boa. Ia berburu dengan cara terbang mengelilingi puncak pohon atau dari pohon ke pohon dan kecepatan harpie bisa mencapai 80 km/jam.

sumber :  elang harpy

Orangutan Dibantai Demi Kelapa Sawit

Orangutan dibantai demi kelapa sawit mengerikan, ribuan orangutan terus dibunuh tiap tahun, padahal sudah masuk hewan langka yang dilindungi. WWF, The Nature Conservacy, Asosiasi Ahli Primata Indonesia, beserta organisasi swasta lainnya memberi pernyataan ini setelah melakukan penelitian beberapa tahun belakangan.

Pada 2007 silam, sebanyak 750-1.800 orangutan mati di Indonesia. Ribuan kematian orangutan terjadi di tahun-tahun berikutnya. Kemudian, dari hasil wawancara 9.983 responden di 687 desa di tiga provinsi Kalimantan antara bulan April 2008 hingga September 2009, setidaknya ditemukan 750 orangutan tewas dibantai.


foto: sumber internet
Lebih dari setengah responden yang diwawancara bahkan mengaku setelah membunuh, mereka memakan daging orangutan tersebut. Orangutan tersebut dibunuh karena mengganggu tanaman milik warga. Terutama karena dianggap menjadi hama kelapa sawit.
Menurut hasil penelitian dilakukan Perhimpunan Pemerhati dan Peneliti Primata Indonesia (Perhappi) dan The Nature Conservancy (TNC), April 2008 hingga September 2009, menunjukkan adanya “perebutan ruang” antara manusia dengan orangutan.
foto: sumber internet
Mana Reaksi Pemerintah?
Ironisnya, belum ada reaksi dari pemerintah atas tragedi ini sedikit pun. Pihak kementerian kehutanan Indonesia juga belum memberi berkomentar mengenai masalah ini. Padahal melihat dari banyaknya bukti tengkorak, kulit, dan bagian tubuh orangutan yang tergeletak berserakan di hutan, ini merupakan fakta yang sangat mengerikan.
Yaya Rayadin, peneliti dari Pusat Peneliti Hutan Tropis (PPHT) meminta Pemprov Kaltim tak menutup mata terkait tragedi ini. Satu hal yang menurut Yaya tak kalah penting adalah anggaran untuk penyelamatan orangutan. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai hal tersebut. “Kita berbicara konservasi orangutan. Tapi apakah ada budgetnya?,” tanyanya.
Dari kacamata pengamat lingkungan Niel Makinuddin, pemerintah juga punya andil dalam kerusakan habitat orangutan. Spesies orangutan dilindungi oleh undang-undang (UU). Tapi, ketika Tata Ruang memaksa habitat orangutan tergerus oleh kepentingan usaha, tidak ada hukum yang mengaturnya. “Padahal orangutan kalau habitatnya dirusak, sudah pasti mati. Entah dikejar karyawan perusahaan atau mati kelaparan,” ujar pengamat lingkungan ini.
Niel mengatakan, pakan dan ruang bagi orangutan merupakan kunci kehidupan. Jika dua itu tak ada, bisa dipastikan orangutan akan pergi mencari tempat baru. “Orangutan makan sawit atau kambiumnya akasia itu temporary, karena bukan itu makanan utama mereka, bisa dilihat dari struktur giginya. Tapi, karena keadaan, sebagian tempat sudah jadi batu bara, sawit, mereka lari,” jelas Niel.
Berdasarkan hasil studi dari tahun 2006 hingga sekarang, penelitian ground survey telah dilakukan bahkan telah berhasil membuat sekitar 74 km transek dan berhasil mengobservasi 1.500 pohon sarang dengan ditemukan sekitar 2.400 sarang orangutan. Dari luasan tersebut, mengacu kepada hasil penutupan kawasan hutan dan ground survey, diperkirakan masih terdapat sekitar 2.500-3.000 ekor orangutan di Lanskap Kutai.

Orangutan di tanah Borneo diperkirakan mencapai 230 ribu pada tahun 1990. Pada 2007, angkanya diprediksi 54 ribu. Lalu, pada 2010, khususnya di Lanskap Kutai, menyusut jadi 2.500-3.000 ekor saja. Secara keseluruhan, populasi orangutan Kalimantan diperkirakan tinggal 50 ribu saja.

foto: sumber internet
Sumber : orangutan

Selasa, 13 Desember 2011

Elang Harpy Adalah Elang Yang Melegenda

Elang Harpy ditemukan di beberapa wilayah Meksiko bagian selatan, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Mangsa utama Elang Harpy adalah monyet, sloth, burung-burung besar seperti burung macaw, iguana dan kadang kala ular boa.
sukague.com
Elang yang terlihat lucu dan imut ini sering disebut sebagai elang paling kuat di dunia. Tubuhnya dapat mencapai berat 9 kg, panjang badannya 105 cm, dan rentang sayapnya 2 meter. Cakarnya lebih panjang daripada cakar beruang serta memiliki cengkeraman kuat, sehingga dia dapat mematahkan lengan seorang pria atau bahkan menembus tulang kepala.
sukague.com
sukague.com
Harpie menghabiskan waktunya di ketinggian. Ia berburu dengan cara terbang mengelilingi puncak pohon atau dari pohon ke pohon. Kera dan kungkang yang berkembang di dalam hutan tropis merupakan korban utama dari elang ini. Namun, kadang harpie juga menyerang burung besar lainnya, seperti betet ara. Dalam sarang harpie, para ilmuwan juga menemukan sisa-sisa aglouti (pengerat besar) dan mamalia lain yang hidup di tanah. Ini menandakan bahwa sesekali harpie juga turun ke tanah. Saat terbang, kecepatan harpie bisa mencapai 80 km/jam.
sukague.com
Gambar Cakar dari (kiri ke kanan): Harpy Eagle, Golden Eagle, Bald Eagle,Great Horned Owl, Red-tailed Hawk, & Peregrine Falcon

Seperti halnya Elang Filipina, Elang Harpy juga berburu di kelebatan hutan dan termasuk dalam spesies yang terancam kepunahan, sehingga sebagian penduduk Meksiko menganggap Elang Harpy bagaikan burung dalam legenda.

Elang Harpy memangsa monyet, sloth, burung-burung besar seperti burung macaw, iguana dan kadang kala ular boa. Ia berburu dengan cara terbang mengelilingi puncak pohon atau dari pohon ke pohon dan kecepatan harpie bisa mencapai 80 km/jam.

sumber :  elang harpy

Rabu, 07 Desember 2011

Elang Harpy Adalah Elang Yang Melegenda



Elang Harpy ditemukan di beberapa wilayah Meksiko bagian selatan, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.  Mangsa utama Elang Harpy adalah monyet, sloth, burung-burung besar seperti burung macaw, iguana dan kadang kala ular boa.
sukague.com
Elang yang terlihat lucu dan imut ini sering disebut sebagai elang paling kuat di dunia. Tubuhnya dapat mencapai berat 9 kg, panjang badannya 105 cm, dan rentang sayapnya 2 meter. Cakarnya lebih panjang daripada cakar beruang serta memiliki cengkeraman kuat, sehingga dia dapat mematahkan lengan seorang pria atau bahkan menembus tulang kepala.
sukague.com
sukague.com
Harpie menghabiskan waktunya di ketinggian. Ia berburu dengan cara terbang mengelilingi puncak pohon atau dari pohon ke pohon. Kera dan kungkang yang berkembang di dalam hutan tropis merupakan korban utama dari elang ini. Namun, kadang harpie juga menyerang burung besar lainnya, seperti betet ara. Dalam sarang harpie, para ilmuwan juga menemukan sisa-sisa aglouti (pengerat besar) dan mamalia lain yang hidup di tanah. Ini menandakan bahwa sesekali harpie juga turun ke tanah. Saat terbang, kecepatan harpie bisa mencapai 80 km/jam.
sukague.com
Gambar Cakar dari (kiri ke kanan): Harpy Eagle, Golden Eagle, Bald Eagle,Great Horned Owl, Red-tailed Hawk, & Peregrine Falcon

Seperti halnya Elang Filipina, Elang Harpy juga berburu di kelebatan hutan dan termasuk dalam spesies yang terancam kepunahan, sehingga sebagian penduduk Meksiko menganggap Elang Harpy bagaikan burung dalam legenda.

Elang Harpy memangsa monyet, sloth, burung-burung besar seperti burung macaw, iguana dan kadang kala ular boa. Ia berburu dengan cara terbang mengelilingi puncak pohon atau dari pohon ke pohon dan kecepatan harpie bisa mencapai 80 km/jam.

sumber :  elang harpyhttp://artinya.info/2011/11/elang-harpy-elang-yang-melegenda.html