Tampilkan postingan dengan label makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makan. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2012

Apel Dapat Mengatasi Ketombe Dan Jerawat


Apel tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga bagi kecantikan kulit. Manfaat buah Apel memang luar biasa. karena buah ini mengandung sejumlah vitamin, mineral, serat, serta kaya antioksidan.

Khasiat buah Apel bagi kesehatan, sedemikian rupa berhubungan dengan zat-zat gizi maupun non gizi yang terkandung didalam buah tersebut.

Mengonsumsi makanan sehat seperti buah memang sangat dianjurkan. Salah satu buah yang bisa Anda masukkan dalam menu sehat harian Anda adalah apel. Buah berkulit mengilap dan memukau ini ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan.
* Kulit Bersinar dan Bercahaya
Rahasianya: Gunakan masker dari Apel. Buah ini mengandung pelembab, dan asam Apel mampu menghaluskan kerut-kerut pada kulit. Karen Behnke, pendiri kosmetik Juice Beauty dari San Rafael, California, menjelaskan hal ini dan memberikan resep masker andalannya untuk dicoba.
Bahan:
1 buah Apel hijau (kulit tak perlu dikupas), potong kecil-kecil
100 gr anggur hijau
1 sdm air perasan lemon
50 gr lidah buaya, potong-potong.
Cara membuat:
Campur semua bahan dalam blender. Lumatkan hingga kental. Setelah selesai, aplikasikan ke wajah dan leher secara menyeluruh. Diamkan 15 menit, kemudian bilas dengan air hangat.
Perlu diingat: Sebelum aplikasi dilakukan, lakukan tes kecil terlebih dahulu. Pulaskan sedikit masker ke wajah atau leher. Tunggu sejenak dan lihat apakah ada reaksi alergi. Jika tidak, kita boleh melanjutkan bermasker.
* Mengatasi Kulit Kepala Berketombe
Sari buah atau cuka Apel ampuh untuk membersihkan bakteri di kulit kepala pemicu ketombe. Hal ini dikemukakan oleh Cal Orey, penulis buku The Healing Powers of Vinegar. Buktikan: Pijat kulit kepala dengan lima sendok makan cuka Apel atau sampai merata ke seluruh kulit kepala. Diamkan selama 1 menit. Kemudian, cuci rambut dengan sampo hingga aroma cuka hilang.
* Hilangkan Jerawat
Selain melembabkan kulit kering, masker Apel plus madu dapat membantu mengatasi jerawat. Resepnya: Parut separuh buah Apel, campur dengan empat sendok makan madu, aduk rata. Bubuhkan masker di atas jerawat. Diamkan 10-15 menit, lalu bilas dengan air.
Sumber : apel dapat mengatasi ketombe dan jerawat

Kamis, 09 Februari 2012

Tips-tips Makan yang baik

makanan makanMakanan diibaratkan sebagai mesin yang dapat menjalankan segala aktifitas yang kita kerjakan setiap harinya. Bayangkan, jika kita tidak makan sehari saja, badan sudah terasa lelah, letih, dan tidak bersemangat untuk melakukan aktifitas seperti biasanya. Sistem yang terdapat pada tubuh kita, seperti sistem persarafan dan pencernaan di perut sudah mempunyai mekanisme yang canggih, untuk mengolah semua makanan yang telah kita makan, pencernaan  harus dijaga kesehatannya agar bekerja dengan efisien.
Yang harus kita perhatikan sebelum makan, biasanya:
  1. Pada saat terlalu lapar, Pasti anda makan dengan porsi yang banyak sekali, apalagi setelah melakukan aktifitas yang berat. Sebaiknya anda jangan makan  dengan porsi yang besar, karena dapat mengakibatkan lambung kita akan meregang secara berlebihan, yang mengakibatkan sistem pernafasan kita menjadi stres.
  2. Jika, anda seorang perokok,merokok dapat mengakibatkan asam lambung dan menurunkan produksi ludah, bisa mengakibatkan makanan yang kita makan tidak dicerna dengan baik oleh lambung, dan mengakibatkan lambung mudah teriritasi.
  3. Bila kita sedang stres, sebaiknya kita dapat mengendalikannya, karena tubuh akan rentan akan irritable bowel syndrome.
  4. Jaga tubuh kita dari kegemukan. Tubuh yang langsing akan membantu mengurangi tegangan di sekitar perut.
  5. Sebaiknya duduk tegak setelah makan, tunggu selama 3 jam baru tidur , tujuannya supaya makanan dari lambung selesai diolah dan masuk ke usus halus.
  6. Sebaiknya anda menghindari terlalu sering memakai ikat pinggang dan celana ketat, Pemakaian seperti itu dapat memberikan tekanan pada perut.
  7. Jangan terlalu sering memakan makanan yang pedas, karena dapat menyebabkan rasa panas di perut.
makanan makan

Inilah makanan yang sangat disukai oleh perut kita

Yang pertama makanan yang kaya serat seperti, buah dan sayur, roti gandum, sereal dan polong – polongan. Serat dapat membuang lemak yang terdapat pada tubuh dan membuangnya keluar dari saluran pencernaan.
Prebiotik, banyak terdapat di yoghurt dan susu. Makanan ini dapat memberikan makanan bagi bakteri – bakteri baik yang sangat diperlukan oleh tubuh kita untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Makanan organic, makanan yang satu ini tidak mengandung zat kimia sama sekali, sangat baik bagi kesehatan kita.
Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca semua.
Sumber:  Tips Makan yang baik

Rabu, 08 Februari 2012

Makan Terlalu Cepat Dapat Berdampak Buruk

Makan terlalu cepat tak hanya bisa membuat Anda lebih mungkin untuk gemuk, tapi juga membahayakan pencernaan. Itulah temuan terbaru sebuah studi di Selandia Baru.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, para peneliti menemukan bahwa perempuan berusia 40-50 tahun yang Makan terlalu cepat lebih cenderung menjadi gemuk daripada mereka yang Makan lambat.
Sementara itu, Osaka University telah memantau kebiasaan Makan dari 3.000 orang dan menemukan laki-laki yang cepat Makan 84 persen lebih mungkin kelebihan berat badan, sedangkan perempuan dua kali lipatnya.
Makan terlalu cepat akan mengesampingkan mekanisme yang memberi tahu otak bahwa kita kenyang, ungkap Ian McDonald, profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham. “Syaraf mengirimkan sinyal ke otak bahwa perut melebar,” katanya.
“Pada saat yang sama, hormon ghrelin yang diproduksi ketika perut Anda kosong untuk memicu pesan kelaparan mulai menurun. Ini memakan waktu sekitar 20 menit setelah Anda mulai makan untuk memberi pesan agar berhenti makan dalam mencapai otak. Sederhananya, makan terlalu cepat cenderung membuat perut berlimpahan makanan karena makan berlebihan.”
Ia melanjutkan, “Banyak orang yang terbiasa makan cepat saat anak-anak dan kebiasaan itu terbawa sampai dewasa.”
Tidak hanya itu, makan terlalu cepat juga bisa meningkatkan risiko asam refluks, kata peneliti di Universitas Kedokteran Carolina Selatan.

Studi mereka menunjukkan bahwa Makan makanan 690 kalori dalam lima menit jika dibandingkan dengan 30 menit berisiko lebih memicu asam refluks hingga 50 persen. Itu karena saluran pencernaan kelebihan beban disebabkan gumpalan makanan yang lebih besar sehingga memicu kelebihan asam lambung.

Selama beberapa bulan, penderita dapat mengembangkan penyakit refluks gastroesophagul terkait dengan masalah yang lebih serius termasuk penyempitan kerongkongan dan pendarahan.
Oleh karena itu, disarankan, untuk mengunyah makanan dengan benar. “Anda harus menghabiskan setidaknya 20 menit selama makan,” kata Dr Forecast. Ia juga menyarakan agar kita berdiri untuk mengukur seberapa kenyang tubuh kita. “Jika Anda merasa nyaman dan perut tak terasa penuh saat berdiri, Anda sudah cukup makan.” tuturnya.
Sumber : makan terlalu cepat dapat berdampak buruk

Jumat, 06 Januari 2012

Tips-tips Makan yang baik


makanan makanMakanan diibaratkan sebagai mesin yang dapat menjalankan segala aktifitas yang kita kerjakan setiap harinya. Bayangkan, jika kita tidak makan sehari saja, badan sudah terasa lelah, letih, dan tidak bersemangat untuk melakukan aktifitas seperti biasanya. Sistem yang terdapat pada tubuh kita, seperti sistem persarafan dan pencernaan di perut sudah mempunyai mekanisme yang canggih, untuk mengolah semua makanan yang telah kita makan, pencernaan  harus dijaga kesehatannya agar bekerja dengan efisien.
Yang harus kita perhatikan sebelum makan, biasanya:
  1. Pada saat terlalu lapar, Pasti anda makan dengan porsi yang banyak sekali, apalagi setelah melakukan aktifitas yang berat. Sebaiknya anda jangan makan  dengan porsi yang besar, karena dapat mengakibatkan lambung kita akan meregang secara berlebihan, yang mengakibatkan sistem pernafasan kita menjadi stres.
  2. Jika, anda seorang perokok,merokok dapat mengakibatkan asam lambung dan menurunkan produksi ludah, bisa mengakibatkan makanan yang kita makan tidak dicerna dengan baik oleh lambung, dan mengakibatkan lambung mudah teriritasi.
  3. Bila kita sedang stres, sebaiknya kita dapat mengendalikannya, karena tubuh akan rentan akan irritable bowel syndrome.
  4. Jaga tubuh kita dari kegemukan. Tubuh yang langsing akan membantu mengurangi tegangan di sekitar perut.
  5. Sebaiknya duduk tegak setelah makan, tunggu selama 3 jam baru tidur , tujuannya supaya makanan dari lambung selesai diolah dan masuk ke usus halus.
  6. Sebaiknya anda menghindari terlalu sering memakai ikat pinggang dan celana ketat, Pemakaian seperti itu dapat memberikan tekanan pada perut.
  7. Jangan terlalu sering memakan makanan yang pedas, karena dapat menyebabkan rasa panas di perut.
makanan makan

Inilah makanan yang sangat disukai oleh perut kita

Yang pertama makanan yang kaya serat seperti, buah dan sayur, roti gandum, sereal dan polong – polongan. Serat dapat membuang lemak yang terdapat pada tubuh dan membuangnya keluar dari saluran pencernaan.
Prebiotik, banyak terdapat di yoghurt dan susu. Makanan ini dapat memberikan makanan bagi bakteri – bakteri baik yang sangat diperlukan oleh tubuh kita untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Makanan organic, makanan yang satu ini tidak mengandung zat kimia sama sekali, sangat baik bagi kesehatan kita.
Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca semua.

Makan Terlalu Cepat Dapat Berdampak Buruk


Makan terlalu cepat tak hanya bisa membuat Anda lebih mungkin untuk gemuk, tapi juga membahayakan pencernaan. Itulah temuan terbaru sebuah studi di Selandia Baru.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, para peneliti menemukan bahwa perempuan berusia 40-50 tahun yang Makan terlalu cepat lebih cenderung menjadi gemuk daripada mereka yang Makan lambat.
Sementara itu, Osaka University telah memantau kebiasaan Makan dari 3.000 orang dan menemukan laki-laki yang cepat Makan 84 persen lebih mungkin kelebihan berat badan, sedangkan perempuan dua kali lipatnya.
Makan terlalu cepat akan mengesampingkan mekanisme yang memberi tahu otak bahwa kita kenyang, ungkap Ian McDonald, profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham. “Syaraf mengirimkan sinyal ke otak bahwa perut melebar,” katanya.
“Pada saat yang sama, hormon ghrelin yang diproduksi ketika perut Anda kosong untuk memicu pesan kelaparan mulai menurun. Ini memakan waktu sekitar 20 menit setelah Anda mulai makan untuk memberi pesan agar berhenti makan dalam mencapai otak. Sederhananya, makan terlalu cepat cenderung membuat perut berlimpahan makanan karena makan berlebihan.”
Ia melanjutkan, “Banyak orang yang terbiasa makan cepat saat anak-anak dan kebiasaan itu terbawa sampai dewasa.”
Tidak hanya itu, makan terlalu cepat juga bisa meningkatkan risiko asam refluks, kata peneliti di Universitas Kedokteran Carolina Selatan.

Studi mereka menunjukkan bahwa Makan makanan 690 kalori dalam lima menit jika dibandingkan dengan 30 menit berisiko lebih memicu asam refluks hingga 50 persen. Itu karena saluran pencernaan kelebihan beban disebabkan gumpalan makanan yang lebih besar sehingga memicu kelebihan asam lambung.

Selama beberapa bulan, penderita dapat mengembangkan penyakit refluks gastroesophagul terkait dengan masalah yang lebih serius termasuk penyempitan kerongkongan dan pendarahan.
Oleh karena itu, disarankan, untuk mengunyah makanan dengan benar. “Anda harus menghabiskan setidaknya 20 menit selama makan,” kata Dr Forecast. Ia juga menyarakan agar kita berdiri untuk mengukur seberapa kenyang tubuh kita. “Jika Anda merasa nyaman dan perut tak terasa penuh saat berdiri, Anda sudah cukup makan.” tuturnya.

Rabu, 28 Desember 2011

Tips-tips Makan yang baik


makanan makanMakanan diibaratkan sebagai mesin yang dapat menjalankan segala aktifitas yang kita kerjakan setiap harinya. Bayangkan, jika kita tidak makan sehari saja, badan sudah terasa lelah, letih, dan tidak bersemangat untuk melakukan aktifitas seperti biasanya. Sistem yang terdapat pada tubuh kita, seperti sistem persarafan dan pencernaan di perut sudah mempunyai mekanisme yang canggih, untuk mengolah semua makanan yang telah kita makan, pencernaan  harus dijaga kesehatannya agar bekerja dengan efisien.
Yang harus kita perhatikan sebelum makan, biasanya:
  1. Pada saat terlalu lapar, Pasti anda makan dengan porsi yang banyak sekali, apalagi setelah melakukan aktifitas yang berat. Sebaiknya anda jangan makan  dengan porsi yang besar, karena dapat mengakibatkan lambung kita akan meregang secara berlebihan, yang mengakibatkan sistem pernafasan kita menjadi stres.
  2. Jika, anda seorang perokok,merokok dapat mengakibatkan asam lambung dan menurunkan produksi ludah, bisa mengakibatkan makanan yang kita makan tidak dicerna dengan baik oleh lambung, dan mengakibatkan lambung mudah teriritasi.
  3. Bila kita sedang stres, sebaiknya kita dapat mengendalikannya, karena tubuh akan rentan akan irritable bowel syndrome.
  4. Jaga tubuh kita dari kegemukan. Tubuh yang langsing akan membantu mengurangi tegangan di sekitar perut.
  5. Sebaiknya duduk tegak setelah makan, tunggu selama 3 jam baru tidur , tujuannya supaya makanan dari lambung selesai diolah dan masuk ke usus halus.
  6. Sebaiknya anda menghindari terlalu sering memakai ikat pinggang dan celana ketat, Pemakaian seperti itu dapat memberikan tekanan pada perut.
  7. Jangan terlalu sering memakan makanan yang pedas, karena dapat menyebabkan rasa panas di perut.
makanan makan

Inilah makanan yang sangat disukai oleh perut kita

Yang pertama makanan yang kaya serat seperti, buah dan sayur, roti gandum, sereal dan polong – polongan. Serat dapat membuang lemak yang terdapat pada tubuh dan membuangnya keluar dari saluran pencernaan.
Prebiotik, banyak terdapat di yoghurt dan susu. Makanan ini dapat memberikan makanan bagi bakteri – bakteri baik yang sangat diperlukan oleh tubuh kita untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Makanan organic, makanan yang satu ini tidak mengandung zat kimia sama sekali, sangat baik bagi kesehatan kita.
Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca semua.
Sumber: Tips Makan yang baik

Senin, 12 Desember 2011

Makan Terlalu Cepat Dapat Berdampak Buruk

Makan terlalu cepat tak hanya bisa membuat Anda lebih mungkin untuk gemuk, tapi juga membahayakan pencernaan. Itulah temuan terbaru sebuah studi di Selandia Baru.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, para peneliti menemukan bahwa perempuan berusia 40-50 tahun yang Makan terlalu cepat lebih cenderung menjadi gemuk daripada mereka yang Makan lambat.
Sementara itu, Osaka University telah memantau kebiasaan Makan dari 3.000 orang dan menemukan laki-laki yang cepat Makan 84 persen lebih mungkin kelebihan berat badan, sedangkan perempuan dua kali lipatnya.
Makan terlalu cepat akan mengesampingkan mekanisme yang memberi tahu otak bahwa kita kenyang, ungkap Ian McDonald, profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham. “Syaraf mengirimkan sinyal ke otak bahwa perut melebar,” katanya.
“Pada saat yang sama, hormon ghrelin yang diproduksi ketika perut Anda kosong untuk memicu pesan kelaparan mulai menurun. Ini memakan waktu sekitar 20 menit setelah Anda mulai makan untuk memberi pesan agar berhenti makan dalam mencapai otak. Sederhananya, makan terlalu cepat cenderung membuat perut berlimpahan makanan karena makan berlebihan.”
Ia melanjutkan, “Banyak orang yang terbiasa makan cepat saat anak-anak dan kebiasaan itu terbawa sampai dewasa.”
Tidak hanya itu, makan terlalu cepat juga bisa meningkatkan risiko asam refluks, kata peneliti di Universitas Kedokteran Carolina Selatan.

Studi mereka menunjukkan bahwa Makan makanan 690 kalori dalam lima menit jika dibandingkan dengan 30 menit berisiko lebih memicu asam refluks hingga 50 persen. Itu karena saluran pencernaan kelebihan beban disebabkan gumpalan makanan yang lebih besar sehingga memicu kelebihan asam lambung.

Selama beberapa bulan, penderita dapat mengembangkan penyakit refluks gastroesophagul terkait dengan masalah yang lebih serius termasuk penyempitan kerongkongan dan pendarahan.
Oleh karena itu, disarankan, untuk mengunyah makanan dengan benar. “Anda harus menghabiskan setidaknya 20 menit selama makan,” kata Dr Forecast. Ia juga menyarakan agar kita berdiri untuk mengukur seberapa kenyang tubuh kita. “Jika Anda merasa nyaman dan perut tak terasa penuh saat berdiri, Anda sudah cukup makan.” tuturnya.
Sumber : makan terlalu cepat dapat berdampak buruk