Jumat, 03 Februari 2012

Merokok bisa mengakibatkan Disfungsi Ereksi


rokokRokok sering dianggap suatu tren di dalam pergaulan. Bahkan laki-laki yang tidak merokok dianggap kurang gaul alias cupu. Padahal 22 persen dari perokok pasti akan mengalami disfungsi ereksi atau impotensi.
“Rokok termasuk hal yang tren, jadi orang-orang itu kalau dalam pergaulan yang lain merokok dia nggak merokok dianggap nggak gaul. Orang kalau tidak merasakan sakit dia nggak akan sadar atau nggak mau tahu kalau efek akan muncul. Sifat manusia kan cuek,” jelas Dr. Johannes Soedjono, M.Kes., SpAnd, spesialis andrologi dari Unit Kesehatan Reproduksi/Andrologi RS AL Dr Ramelan, Surabaya, disela-sela acara National Symposium and Workshop on Sexology 2011 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (28/10/2011)
Menurut Dr Johannes, meskipun sudah diberikan data bahwa merokok dapat menyebabkan disfungsi ereksi, tetap saja banyak masyarakat banyak yang merokok.
“Mungkin sekarang belum (disfungsi ereksi) tapi nanti pasti terasa. Sekitar 22 persen perokok pasti akan mengalami disfungsi ereksi. Jadi kalau ada 100.000 orang ya 22.000 akan mengalami gangguan ereksi nanti setelah 1 tahun,” tegas Dr Johannes.
Dr Johannes menuturkan bahwa disfungsi ereksi terjadi lebih tergantung dari jumlah rokok yang dihisap per hari, bukan lama merokoknya.
“Jadi jumlah per batang per hari itu yang menentukan, kalau lamanya merokok itu tidak menentukan gangguan ereksinya tapi beratnya. Jadi kalau merokok 10 tahun peluang pulih (dari disfungsi ereksi) laginya semakin kecil. Karena pembuluh darahnya sudah kadung rusak. Tapi kalau dia merokok di bawah 5 tahun efek kerusakan belum besar, peluang pulihnya juga semakin besar,” lanjut Dr Johannes.
Sasaran utama untuk target berhenti merokok menurut Dr Johannes adalah orang yang merokok antara 6-10 tahun, karena peluang untuk sembuhnya termasuk paling besar, yaitu 2,26 kali lebih besar dibandingkan orang yang sudah merokok diatas 10 tahun.
“Kerusakan belum parmanen, kasusnya sudah banyak, yang menderita sudah banyak, kemungkinan pulih cukup besar karena pembuluh darahnya belum rusak. Untuk perokok 5 tahun ke atas pasti merasa (gangguan ereksi). Yang 78 persen belum tentu, mungkin merokoknya tidak terlalu parah jadi belum merasakan, bukan lama merokoknya tapi jumlahnya,” tutup Dr Johannes.
sumber : Merokok

Victoria Beckham Raih Designer Brand Of The Year

Victoria Beckham justru menangis di London ketika David Beckham sedang asyik menerima peluk cium dari Syahrini dan para penggemarnya di Jakarta. Tidak, ia bukannya cemburu sang suami bakal berpaling darinya. Namun Victoria Beckham terbawa emosi ketika menerima penghargaan prestisius sebagai Designer Brand of the Year dari British Fashion Awards di The Savoy Hotel, London, Senin (28/11/2011) lalu.

“Aku benar-benar berusaha menguatkan diri saat pidato tanpa tangisan saya meledak,” papar Victoria Beckham, yang menerima pialanya dari perancang Marc Jacobs, orang yang selama ini selalu mendukung langkahnya sebagai perancang busana.
Perempuan 37 tahun ini menyampaikan terima kasihnya pada British Fashion Council, dan pada seluruh anggota timnya. “Simon Fuller, teman baik dan partner bisnis terbaik. Orangtuaku, anak-anak, dan suamiku. Tanpa David aku tak akan punya keberanian untuk melakukan apa yang kukerjakan,” ujar Victoria Beckham, yang malam itu mengenakan gaun backless hitam menyapu lantai.

Victoria Beckham pantas merasa bangga. Tokoh-tokoh lain yang menerima penghargaan dari British Fashion Awards adalah orang-orang yang sudah berpengalaman. Di antaranya Sarah Burton, direktur kreatif rumah mode Alexander McQueen dan Stella McCartney.

Victoria Beckham selalu mengingat saran-saran yang diberikan oleh Marc Jacobs. “Selama kualitas busana itu bagus, orang bisa saja mengatakan bahwa busana itu bukan selera mereka, tapi mereka tak bisa bilang bahwa busana itu sampah. Dan itu benar sekali,” ujar Victoria suatu kali dalam event Apparel and Retail CEO Summit.
Koleksi busana ibu empat anak ini amat digemari para selebriti Hollywood, di antaranya Gwyneth Paltrow, Blake Lively, Heidi Klum, dan Elle Macpherson. Pada tahun 2011, perusahaan Victoria Beckham meraih keuntungan mendekati 100 juta dollar. Kesuksesan itu disusul dengan lini busana kelas menengah yang diberi merek Victoria by Victoria Beckham.
“Aku sadar dengan prasangka orang. Tapi produk itu akan membuktikannya sendiri,” katanya.
Ia tak menyangka suatu saat bisa menikmati kebebasannya dalam berkreasi, mengingat produk-produk awalnya, seperti lini dVb yang menawarkan produk denim dan sunglasses, diciptakan melalui perjanjian lisensi. Brand itu menjadi sarana pembelajarannya. Ia belajar tentang bagaimana melakukan sesuatu, dan sisi baik dan buruknya ketika memiliki seseorang untuk bertanya.
Victoria Beckham juga bersyukur bahwa selama ini ia mempercayai instingnya.
“Aku tak pernah mencoba mengikuti tren atau fashion; aku hanya melakukan apa yang terasa bagus. Apapun yang aku buat, dari kacamata, handbag, sampai gaun, adalah apa yang ingin aku pakai dan bawa sendiri,” katanya.
Victoria Beckham begitu excited menerima penghargaannya, dan mengaku tak sabar ingin segera memamerkan pialanya pada anak-anak. “Ini sesuatu yang bisa dibawa anak-anak ke sekolah untuk dipamerkan,” serunya.
Daftar pemenang British Fashion Awards 2011
Designer Of The Year – Sarah Burton for Alexander McQueen
Designer Brand – Victoria Beckham
Red Carpet Award – Stella McCartney
Accessory Designer – Charlotte Olympia
Model – Stella Tennant
British Style Award – Alexa Chung
Menswear Designer – Kim Jones
Emerging Talent Award – Accessories – Tabitha Simmons
Emerging Talent Award – Menswear – Christopher Raeburn
Isabella Blow Award for Fashion Creator – Sam Gainsbury
New Establishment Award – Christopher Kane
BFC Outstanding Achievement in Fashion – Paul Smith
Sumber : victoria beckham raih designer brand of the year

Busana Ibu Si Pekerja Aktif Dan Trik Berbusana

Busana adalah segala sesuatu yang dipakai mulai dari kepala sampai ujung kaki yang memberi kenyamanan dan menampilkan keindahan bagi sipemakai. terutama bagi wanita atau ibu yang kesehariannya bekerja dengan aktif.

Semua ibu masa kini pasti sibuk. Entah itu sibuk dengan kegiatan di rumah maupun yang juga aktif dengan pekerjaan kantoran atau punya usaha sendiri, pasti punya kesibukan. Ibu yang juga merangkap wanita karier lebih mudah ketahuan, biasanya, ia bisa menenteng berbagai macam hal sekaligus, misal, laptop dengan kantung belanjaan, dan lainnya. Wanita-wanita bekerja yang juga seorang ibu seakan memiliki dua dunia yang menyatu. Tak sedikit ibu sekaligus wanita karier ini di siang harinya menghadiri rapat direksi, sorenya menghadiri rapat orangtua murid dengan sekolah anaknya.

Para ibu bekerja tak punya waktu banyak. Ia harus pandai mengatur waktu dan bersikap praktis, termasuk dalam hal memadupadankan Busana. Supaya tidak repot, berikut ini adalah beberapa poin yang bisa membantu Anda, para ibu hebat yang superaktif untuk menghemat waktu tanpa harus mengorbankan gaya:

1. Kurangi Busana one-piece
Tak perlu terlalu banyak membeli dress, jumpsuit, atau Busana one piece lainnya, karena Anda hanya bisa mengenakannya sesekali saja. Orang akan langsung menyadari ketika Anda mengenakan Busana one-piece, karena cukup ikonik. Satu kali pakai, dan Anda harus langsung mencuci pakaian tersebut, pun, jarang bisa dikenakan berkali-kali.
2. Blazer dan jaket
Blazer dan jaket formal adalah cara terbaik untuk menciptakan kesan profesional di atas rok ataupun celana. Plus, jika Anda mengganti bawahannya dengan jins atau legging, blazer atau jaket pun akan langsung terlihat seru dan chic. Pilih jaket atau blazer dengan warna solid (satu warna), berpotongan pas tubuh, dan tanpa banyak detail. Investasikan pada ukuran panjang yang berbeda. Jaket yang dikenakan sebagai luaran, saat tak terlalu kotor pun bisa dikenakan berkali-kali asal Busana atau pakaian yang Anda kenakan di dalamnya diganti.
3. Rok
Rok adalah Busana profesional yang penting untuk dimiliki. Sedikit motif pada rok masih aman untuk dimiliki. Pastikan Anda bisa memadupadankan Busana ini dengan Busana lain yang Anda miliki. Sebaiknya pilih rok dengan ukuran yang menengah, tak terlalu pendek, tetapi juga tak terlalu panjang. Anda ingin bisa bergerak bebas tanpa harus khawatir rok akan terangkat saking pendeknya, atau susah bergerak karena terlalu panjang.
4. Celana panjang
“Aturan” seputar celana panjang tak jauh dari “aturan” pada nomor 2. Pilih warna solid. Celana warna aman, dengan potongan yang cantik pada tubuh, seperti boot cut atau wide-leg akan terlihat chic saat dipadankan dengan jaket denim, windbreaker, blazer, dan sebagainya. Celana berwarna khaki juga amat mudah dipadupadankan. Namun, waspada dengan celana bahan warna khaki yang terlalu tipis, karena bisa meninggalkan kesan kurang menarik jika terlalu “menyeplak” pada lekuk atau timbunan lemak di bagian pinggul dan bokong, belum lagi jika ada VPL (Visible Panty Line).
5. Blus/atasan cantik
Pilih blus atau atasan dengan variasi pada lengan baju dan detail minim yang menarik. Bayangkan Busana cantik, tetapi Anda juga masih bisa bergerak bebas saat mengurus anak yang berlarian atau minta dibantu mengenakan sabuk pengaman di bangku belakang. Lengan terlalu panjang dengan model lonceng akan menyulitkan Anda bergerak saat harus mengerjakan hal-hal seperti itu.
6. Kardigan
Kardigan dengan segala model bentuk leher, baik V-neck atau scoop neck akan membantu Anda untuk bergerak sambil terlihat menarik. Ketimbang membeli sweater yang hanya bisa dikenakan sekali-sekali plus perawatan yang sulit, kardigan adalah pilihan terbaik.
7. Tas tangan besar
Tas tangan besar akan membantu Anda membawa banyak barang, mulai dari dompet, makeup, sisir kecil, ponsel, agenda, sekaligus tisu basah, tisu kering, dan barang keperluan si kecil. Pastikan tas tangan itu cukup kuat melewati berbagai “cobaan” tapi juga gaya saat dibawa bertemu klien.
8. Perhiasan
Perhiasan adalah hal kecil yang membuat seorang wanita terlihat cantik dalam sekejap. Anting, kalung, dan jam tangan yang tidak terbuat dari desain serupa, asalkan warna bahannya sama, seperti perak atau emas sudah cukup. Pilih yang desainnya simpel serta elegan. Tak perlu membeli gelang besar yang berderet dan bunyi setiap kali Anda bergerak. Anda akan banyak bergerak, terbayang betapa berisiknya gelang itu?
9. Pakaian dalam
Ini adalah investasi terbaik untuk Anda merasa percaya diri. Sebagian wanita cuek saja bila Busana atau pakaian dalamnya tidak matching, tetapi bagi sebagian wanita, pakaian dalam harus senada, setidaknya warnanya. Untuk Anda yang tipe “miss matching”, lebih baik beli pakaian dalam harian dengan warna yang sama. Aturan ini hanya untuk pakaian dalam yang akan Anda kenakan sehari-hari. Simpan pakaian dalam mahal dan hanya untuk malam khusus suami di tempat yang berbeda, nah, bagian itu boleh Anda isi dengan warna-warni yang lain. Anda akan menghemat banyak waktu jika pakaian dalam harian Anda memiliki warna sama, tak pusing mencarinya di pagi hari.
10. Stoking
Anda tipe pengguna stoking? Kalau ya, dari jauh-jauh hari, pastikan Anda menyimpan cadangan stoking baru di rumah dan di kantor. Anda tak pernah tahu kejadian apa yang akan membuat stoking Anda berlubang. Ini adalah hal yang paling memalukan karena membuat Anda terlihat tidak perhatian dalam memakai Busana.
11. Scarf
Scarf juga adalah pilihan manis untuk menambah kesan cantik. Bisa diikatkan pada tas, pada leher, atau menutup rambut di hari yang panas. Pastikan warnanya cukup aman dipadankan dengan Busana – Busana yang Anda miliki.
12. Perhatikan bahannya
Anda tahu aktivitas harian Anda akan tinggi, tak jarang pula Anda akan tergesa-gesa dan Busana berkeringat. Pastikan Busana yang Anda miliki terbuat dari bahan yang menyerap keringat, hindari membeli Busana yang rencananya akan Anda kenakan harian dengan tag “Dry Clean Only”. Tipe Busana “Dry Clean Only” akan butuh waktu untuk membersihkannya dan harganya pun tak murah. Busana dengan lambang seperti itu hanya bisa dikenakan sesekali, khususnya saat acara formal.
Poin-poin di atas adalah tips untuk para ibu yang ingin tetap terlihat menarik sambil menjalani aktivitasnya sebagai ibu dan pekerja aktif. Namun tak perlu dibawa pusing, karena di akhir hari, si kecil sebenarnya tidak terlalu memedulikan apa yang Anda kenakan, yang penting ia tahu, Anda ada di dekat dia setiap kali ia butuh.
Sumber : busana ibu si pekerja aktif dan trik berbusana

Berjalan Sambil SMS-an Turunkan Daya Ingat


Berjalan sambil menelpon mengirim sms, e-mail, bahkan chatting pemandangan yang seperti ini sudah sering kita lihat karena teknologi dan gadget sekarang ini sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban. Bila Anda termasuk orang yang terbiasa melakukan hal ini, pikirkan lagi. Sebuah penelitian terbaru dari Stony Brook University mengungkapkan bahwa berjalan sambil mengirim SMS, chatting, atau menelepon, bisa membahayakan postur tubuh, bahkan bisa mengganggu daya ingat seseorang.
Para ilmuwan ini mengungkapkan, lebih dari 30 persen perempuan dan laki-laki berusia 20 tahunan mengalami masalah ini karena sering menggunakan ponsel sembari berjalan. Pada tahap awal pengujian, para peneliti menilai kemampuan peserta untuk berjalan. Setiap peserta diperintahkan untuk berjalan pada kecepatan yang wajar, lalu berhenti. Mereka harus mengulangi tugas ini sebanyak tiga kali. Jumlah waktu dan posisi terakhir peserta yang berhenti inilah yang menjadi penilaian para peneliti.

Berjalan sambil smsan dapat mengurangi  signifikan dalam kecepatan berjalan dan penurunan memori dipengaruhi oleh penggunaan ponsel dan SMS, dimana kita menjadi tidak fokus pada suatu kegiatan dan memecah ingatan kita.

Pengujian lalu dilakukan satu minggu kemudian terhadap orang yang sama, namun sambil melakukan kegiatan menelepon, atau mengetik SMS dan chatting. Setelah diteliti, ternyata mereka hanya mampu menyelesaikan sepertiga dari tugas yang sudah dilakukan sebelumnya. Sebanyak (kurang lebih) satu sepertiga orang menyelesaikan tugas sambil menelepon, sepertiga menyelesaikan tugas sambil mengirim SMS.

“Kami terkejut bahwa menelepon dan mengirim SMS sambil berjalan bisa mengganggu kinerja seseorang dalam mengingat memori serta lokasi,” ungkap Eric M Lamberg, PT, EdD, profesor klinis dari Departement of Physical Therapy, School of Health Tecnology and Management, Stony Brook University.

Para ilmuwan lantas menyimpulkan bahwa peserta yang mengirim SMS saat berjalan, maupun yang menelepon sambil berjalan, bisa menurunkan kecepatan berjalan sebesar masing-masing 33 dan 16 persen. Peserta yang mengirim SMS sambil berjalan juga menunjukkan penyimpangan jarak tempuh. Lamberg mengatakan bahwa pengurangan yang signifikan dalam kecepatan berjalan dan penurunan memori dipengaruhi oleh penggunaan ponsel dan SMS, dimana kita menjadi tidak fokus pada suatu kegiatan dan memecah ingatan kita.
sumber : Berjalan Sambil SMS-an Turunkan Daya Ingat